KAMMI UGM Lantik Puluhan Kader Baru

KAMMIKOMSATUGM.WORDPRESS.COM, YOGYAKARTA, – Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Komisariat UGM melantik puluhan kader baru, minggu (18/9). Puluhan kader baru ini dilantik setelah melalui proses Dauroh Marhalah (DM) I yang ketat selama tiga hari sejak Jum’at-Minggu, 16-18 September 2016 di Turgo, Sleman.

Mengusung Panembahan Senopati atau pendiri kerajaan Mataram Islam sebagai nama bagi DM I ini, Ketua KAMMI UGM, Fajar Nasikhin, berharap puluhan kader baru ini dapat berjuang dan berkontribusi ikhlas untuk perbaikan masyarakat demi Jayakan Indonesia 2045 sesuai platform gerakan KAMMI. Menjadi pribadi yang merakyat, dan hadir di tengah-tengah masyarakat.

“Kader KAMMI UGM adalah orang yang hari-harinya senantiasa dihiasi dengan tilawah, dzikir, saling menasehati dalam kebenaran dan kesabaran, diskusi-diskusi yang bermanfaat dan jauh dari kesia-siaan, serta kerja-kerja yang konkret bagi perbaikan masyarakat.” Seru Fajar dalam pelantikan kader baru KAMMI UGM.

Walaupun sudah dilantik, bukan berarti semua proses sudah selesai. Masih akan ada jenjang-jenjang berikutnya bagi kader yang baru dilantik. Semua proses ini harus dilalui agar kader KAMMI UGM benar-benar memiliki kapasitas yang mampu jadi solusi atas berbagai persoalan di masyarakat.

“Ini baru awalan. Masih ada tahapan-tahapan berikutnya. Masih ada forum-forum lainnya yang disediakan oleh KAMMI UGM untuk kader dapat mengembangkan diri  semaksimal mungkin. Masih banyak juga ranah-ranah kontribusi yang menunggu. Mari kencangkan sabukmu, mari tuntaskan cita-cita kemerdekaan kita. Jayakan Indonesia 2045, Jayakan Indonesia 2045!” Seru Fajar. (AR)

KAMMI UGM Qurban di Tempat yang Jarang Mendapat Suplai Hewan Qurban

KAMMIKOMSATUGM.WORDPRESS.COM, YOGYAKARTA, – Salah satu cara mensyukuri nikmat yang telah banyak sekali Allah berikan kepada diri kita adalah dengan berqurban pada hari raya Idul Adha. Islam adalah Agama yang penuh dengan pelajaran dan nasihat. Hari raya Idul Adha adalah salah satu pelajaran dan nasihat itu.

Pelajaran tentang bagaimana menjadi manusia yang baik dengan mencontoh pada Bapak para Nabi, Ibrahim as, individu yang taat, tulus dan ikhlas. Pelajaran tentang bagaimana berbagi, memperhatikan wong cilik dan berbahagia bersama menikmati daging Qurban.

“Idul Adha adalah momentum bagi kita untuk bukan saja saleh secara pribadi, tapi juga secara sosial. Saleh sosial artinya kebaikan diri kita bukan hanya untuk diri kita, tapi juga untuk lingkungan sekitar kita, sehingga lahir kebermanfaatan dan kebaikan yang menjadi efek domino.” Terang Fajar Ketua KAMMI UGM.

KAMMI UGM dengan divisi Sosial Masyarakatnya tidak ketinggalan untuk ikut serta merayakan dan mengambil banyak pelajaran dari Idul Qurban/Idul Adha. Mengambil tempat di kaki gunung Merbabu atau tepatnya di Dusun Tretes, Wonolelo, Sawangan, Magelang KAMMI UGM mengadakan Qurban bersama masyarakat setempat, hari Minggu-Senin, 11-12 September 2016. Tempat ini dipilih karena daerah ini termasuk yang jarang mengadakan penyembelihan hewan Qurban, karena tidak selalu mendapat suplai hewan Qurban.

Qurban di atas awan menjadi judul yang coba dikampanyekan KAMMI UGM. Judul yang dipilih untuk menyampaikan pada khalayak umum bahwa masih banyak tempat-tempat yang mungkin belum kita ketahui dan membutuhkan kehadiran pihak-pihak lain khususnya mahasiswa.

Melibatkan belasan kader KAMMI UGM, penyaluran hewan Qurban dilakukan sejak hari minggu sore. Total 8 kambing yang disalurkan dan dipotong di dusun ini. 5 Kambing dari Jamaah Sholahudin UGM, 2 Kambing dari Rumah Kepemimpinan dan 1 Kambing dari warga setempat.

Alhamdulillah, semoga dibalas semua kebaikan para shohibul Qurban serta para donatur. Semoga Idul Adha tahun ini menjadikan momen bagi kita semua untuk terus meningkatkan kesalehan pribadi dan kesalehan sosial sehingga keberadaan sejalan dengan kebermanfaatan yang dihasilkan. (AR)

BARANG BAWAAN DAN PENUGASAN DM 1 “PANEMBAHAN SENOPATI”

BARANG BAWAAN PESERTA

Makanan :
1. Ubi Rambat (kecil 2 butir/besar 1 butir)
2. Susu Kental Manis 2 Sachet
3. Makan Malam Untuk Hari Pertama
4. Air Mineral 1,5 L untuk 3 hari
5. Snack Pribadi

Perlengkapan Pribadi
1. Pakaian sopan dan rapi 3 hari 2 malam
2. Jaket/Sweater/Baju hangat
3. Pakaian lapangan/Pakaian olah raga
4. Obat-obatan pribadi
5. Sepatu olah raga/sandal gunung
6. sandal jepit
7. Mushaf dan Al Ma’tsurat
8. Alat Ibadah
9. Alat Mandi

Lain-lain
1. Sepeda Motor (Bagi yang memiliki)
2. Helm
3. Mantel
4. Senter
5. Kertas Plano (2 Lembar)
6. Alat Tulis
7. Kertas ukuran 10x15cm 1 lembar

PENUGASAN DAUROH

1. Hafalan surah Ali-Imran:103 dan An-Nisa:59
2. Membaca buku (wajib)
– Risalah Pergerakan Bab batasan nasionalisme kami-persatuan (Hasan Al-Bana)
– Ijtihad membangun Basis Gerakan Bab 1(Amin Sudarsono)
3. Membaca salah satu buku berikut ini:
a. Pribadi Hebat (Buya Hamka)
b. Mencari Pahlawan Indonesia (Anis Matta)
c. Gerakan Perlawanan dari Masjid Kampus (…)
4. Membuat sebuah essay min.800 kata mengebai “hikmah dari ketiga buku yang dibaca dan implementasinya dalam membangun persatuan”.
5. Klipping 1 berita (boleh regional/nasional), yang berkaitan dengan tema persatuan.
6. Mencatat hasil diskusi Pra-DM 2 (kamis, 15 sept 16) dan membawanya saat DM (boleh dalam bentuk buku catatan).

Sisi lain pneghapusan 3.134 Perda

Pemerintah Indonesia melalui kementrian dalam negeri membatalkan 3.134 Perda yang bermasalah.Penghapusan  Perda tersebut disebabkan karena beberapa Perda dianggap menghambat kecepatanpertumbuhan ekonomidan menghambat proses perizinandaninvestasi. Selain itu sebelum diklairfikasi oleh menteri dalam negeri Tjahyo Kumolo  bahwa alasan penghapusan 3.134 perda ini murni karena investasi serta sebagai upaya mendukung paket ekonomi yang diusung oleh pemerintahan  pusat untuk menghapus PerdaSyariah yang dikabarkan banyak media massa dan ramai di perbincangkan di media sosial dan masyarakat.

Isu menegenai pembatalan 3.134 Perda yang mengatur tentang Syariah Islam muncul diruang publik setelah adanya penertiban pedagang warteg yang berjualan di bulan suci Ramadhan oleh Satpol PP yang ada di kotaSerang. Proses penertiban didasari oleh Perda No 2 tahun 2010 tentang PenyakitMasyarakat (Pekat) termasuk larangan rumah makan beroperasi di siang hari selama Ramadhan.Sehingga mencuat anggapan di masyarakat bahwa penertiban pedagang warteg yang berjualan disiang harimerupakan wujud intoleransi yang didukung oleh Perda.

Isu yang berkembang di masyarakat ini haruslah dilihat secara luas.Ada dua aspek penting yang harus dikritisi menegnai isu penghapusan 3.134 Perda yang bermasalah ini.Hal pertama adalah upaya penghapusan Perda oleh pemerintah pusat dalam hal ini yang menjadi wewenang Mendagri tidak dapat serta-merta dilakukansepihak tanpa kajian yang matang.Penghapusan Perda oleh Mendagri meupakan tindakan yang diatur oleh UU. Proses sebelum melakukan pembatalan Mendagri haruslah melakukan evaluasi serta kajian yang matang atau disebut dengan Executive Review, sehingga penghapusan Perda haruslah mempertimbangkan segala aspek yang ada.Terlepas apakah tujuan  penghapusan perda hanya untuk mempermudah  perizinan dan investasi  atau  untuk menghapus perda yang dianggap intoleransi.

Penghapusan Perda yang bertujuan untuk mempermudah perizinan dan investasi merupakan kebijakan kontroversial karena bertujuan untuk mempercepat petumbuhan ekonomi yang tidak terukur pihak mana yang akan dimudahkan dan dampak apa yang dapat terjadi apabila proses perizinan dan investasi dapat di permudah.

Alasan penghapusan beberapa Perda yang dianggap bermasalah karena dapat memberikan dampak positif terhadap turun nya biaya pajak yang dibebankan ketika ingin mendirikan usaha atau investasi sehingga mempengaruhi dunia investasi,suburnya investasi akan membuka lapangan kerja seluas-luasnya. Angka pengangguran akan menurun diikuti dengan menurunnya angka kemiskinan dan kriminalitas.

Dengan meningkatnya penghasilan, daya beli masyarakat naik. Otomatis juga penerimaan negara meningkat karena orang semakin banyak bayar pajak, misalnya PBB, PKB dan BBN-KB. Jika penerimaan pajak meningkat, maka Pendapatan Asli Daerah (PAD) otomatis meningkat.Dengan begitu, ruang fiskal pemerintah semakin bertambah dan mampu  membiayai program-program pro rakyat.Mampu mendukung secara signifikan program-program prioritas pemerintah misal, infrastruktur, pendidikan, kesehatan, penanggulangan kemiskinan dan ketahanan pangan.

Barang Bawaan Peserta DM 1 Agus Salim

Bismillahirrahmanirrahim,

Berikut barang bawaan peserta DM 1 Agus Salim :

Makanan :

  1. Ubi Rambat (Kecil 2 Butir atau Besar 1 Butir)
  2. Susu Kental Manis 2 Sachet
  3. Makan Malam untuk Hari Pertama
  4. Air Mineral 1,5 Liter untuk 3 Hari
  5. Snack Pribadi

Perlengkapan Pribadi :

  1. Pakaian Sopan dan Rapi untuk 3 Hari 2 Malam
  2. Jaket/Sweater/Baju Hangat
  3. Pakaian Lapangan/Olah Raga
  4. Obat-obatan Pribadi
  5. Sepatu Olah Raga/Sandal Gunung
  6. Sandal  Jepit
  7. Mushaf Qur’an dan Al Ma’tsurat
  8. Alat Ibadah
  9. Alat Mandi

Lain-lain

  1. Sepeda Motor
  2. Helm
  3. Mantel
  4. Senter
  5. Kertas Plano (1 Lembar)
  6. Alat Tulis

 

Persiapan Dauroh Marhalah 1 Agus Salim

Bismillahirrahmanirrahim

Berikut kami kabarkan update persiapan Dauroh Marhalah 1 Agus Salim

  1. Tema Dauroh : Gerakan Pemuda Islam sebagai Investasi untuk Melahirkan Generasi Pendidik Bangsa
  2. Penugasan Materi DM 1 Agus Salim :
    1. Penugasan Baca : a. Membaca Buku “Orang Miskin Dilarang Sekolah, Eko Prasetyo”, b. Membaca Minimal 1 Jurnal tentang “Pendidikan di Indonesia” (dicetak dan dibawa saat DM 1)
    2. Penugasan Hafalan : Qur’an Surah Thoha ayat 114

Agenda Milad KAMMI Komisariat UGM

[Reminder]
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

1. Mengundang seluruh Kader KAMMI di DIY dalam aksi nyata untuk negeri “Menolak Intervensi Investor Asing” pada :

Hari, tgl : Selasa, 29 Maret 2016
Pukul : 15.30 WIB
Tempat : persiapan dan berangkat di Masjid Mardliyah ba’da ashar

Link kajian bit.ly/kembalikanINAku

Ket. Bawa Jas Hujan Pribadi

“Jika kau tergetar melihat penindasan, maka kau adalah saudara kami…”

CP :
083129371550 (ikhwan)
085732971519 (akhwat)

2. 18 TAHUN KAMMI

Salam peradaban!!
Mengundang seluruh kader KAMMI dan Mahasiswa UGM dalam rangka merayakan milad KAMMI ke-18

Acara:
– diskusi publik mengenai “Buruh Migran, Kemiskinan, dan Eksploitasi”
– pemotongan tumpeng 🎂 Syukuran 18 tahun KAMMI untuk Indonesia

Pembicara: Bara Brelian, S.IP (Ketua KAMMI komsat UGM 2010-2011)

Waktu: Rabu, 30 Maret 2016, Pukul 15.30-Selesai

Tempat: selasar barat GSP

Mari menjadi bagian dalam KAMMI jayakan Indonesia!!!

Regard,
Twitter: @kammi_ugm
FB: KAMMI Komisariat UGM
Website: kammikomsatugm.wordpress.com
Line: @ebk487c